Misbakhun: Membutuhkan Menteri yang Loyal 100% Pada Jokowi



Diutamakan untuk tim ekonomi agar bekerja dengan loyal 100% kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi), karena Indonesia membutuhkan menteri-menteri yang seperti itu. Hal tersebut ditegaskan oleh anggota Komisi XI DPR RI Mukhamad Misbakhun.

"Yang kita cari sebenarnya bukanlah orang-orang dipuji oleh luar negeri, reputasinya internasional dengan berbagai macam penghargaan. Tetapi menteri yang loyal seratus persen kepada Presidennya," katanya dalam diskusi dengan tema "Evaluasi Kinerja Ekonomi Nasional, Perlukah Menteri Baru?" di Gedung DPR RI  Kamis (4/7/2019).

Ditandai dengan menurunnya rasio pajak mengakibatkan masalah struktural dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) sehingga penerimaan negara tidak optimal.

"Kalau kita bicara kredibilitas APBN, harusnya penerimaan negara semakin naik, biaya bunga kita semakin turun," lanjutnya.

Ada satu perspektif yang dikatakan oleh Legislator Golkar itu, yang harus dikuatkan yakni bahwa pertumbuhanekonomi bukan segala-galanya. Sehingga jika pertumbuhan ekonomi yang tinggi tetapi kesenjangan tetap terjadi, artinya pertumbuhan ekonominya tetap menjadi tak tercapai.

"Bicara capaian prestasi ekonomi, ada satu. hal yang garus kita kuatkan bahwa pertumbuhan ekonomi itu bukan segala-segalanya. Kalau pertumbuhan ekonomi tinggi sekali dan kesenjangan terjadi berarti pertumbuhan ekonomi tidak mensejahterakan rakyat," tambahnya.

Oleh karena itu, meskipun memilih menteri adalah hak prerogatif Presiden, namun legislator Golkar ini mengatakan bahwa kedepan, menteri yang terpilih haruslah menjadikan loyalitas harga mati di pemerintahan Jokowi.


"Mudah-mudahan nanti pertumbuhan ekonomi kita jadi baik kita punya punya menteri keuangan yang  loyal. Ini menteri yang menjalankan visi misi presiden. Loyalitas adalah harga mati untuk menterinya Jokowi," tutupnya.









Sumber: akurat.co

Comments

Popular posts from this blog

Mahkamah Agung Sudah Menangani Masalah Mukhamad Misbakhun

Alasan Mengapa Wali Kota Banda Aceh Melarang Hari Valentine

6 Kota Besar di India Ini Sudah Ditetapkan Sebagi Zona Merah