Setelah Tertunda Semingu, Kini Misi Bersejarah Bagi India Dilakukan



Organisasi Penelitian Antariksa India (ISRO) terpaksa memberhentikan sementara peluncuran Chandrayaan-2nya selama satu minggu dikarenakan adanya hambatan teknis. Namun, hambatan itu kini sudah tidak ada lagi.

Pasalnya, kini semua sudah kembali pada jalur yang benar dan jika semua berjalan dengan sempurna, itu akan menjadikan pendaratan pertama di Bulan bagi India.

Untuk peluncuran ini bisa dikatakan sebagai misi bersejarah untuk India, karena India menggunakan teknologinya sendiri. Selain yang pertama untuk India, misi ini juga akan menjadi usaha pendaratan pertama di Kutub Selatan Bulan.

Meski belum jelas untuk apa ISRO memutuskan untuk menunda peluncuran ini, bahkan keputusan itu hanya diambil dalam satu jam sebelum Chandrayaana-2 meluncur pada tanggal 15 Juli lalu.

Dikatakan oleh Organisasi tersebut penundaan tersebut untuk tindakan pencegahan. Dr. K Sivan Ketua ISRO menyebutkan Tim ISRO berkerja memperbaiki masalah dalam waktu 24 jam. Dan untuk itu diperlukan ters untuk memastikan bahwa koreksi yang dilakukan sudah tepat dan menuju arah yang benar.

Chandrayaan-2 sendiri dijadwalkan akan menghabiskan 23 hari di orbit Bumi sebelum mulai bermanuver menuju pendaratan di Bulan. Chandrayaan-2 diharapkan mendarat di permukaan Bulan pada 7 September.


Sesampainya di sana, penjelajah Pragyan akan mempelajari kimia, seismografi, dan topografi. Hal ini juga akan memberi program ruang angkasa India yang berencana untuk meluncurkan stasiun ruang angkasa pada tahun 2030 mendatang.





Sumber: akurat.co

Comments

Popular posts from this blog

Mahkamah Agung Sudah Menangani Masalah Mukhamad Misbakhun

Alasan Mengapa Wali Kota Banda Aceh Melarang Hari Valentine

6 Kota Besar di India Ini Sudah Ditetapkan Sebagi Zona Merah