Suriah Utara Mendapati Ledakan Bom Mobil, 13 Orang Tewas
Sebuah kota yang berada di Suriah Utara mendapatkan ledakan bom mobil, dalam kejadian ledakan bom mobil tersebut setidaknya ada 13 orang merenggut nyawa dan beberapa orang lainnya mendapatkan luka-luka. Sangat disayangkan pada kejadian naas tersbeut tidak ada pihak yang mengklaim bertanggung jawab atas ledakan yang terjadi di pasar di Tal Abyad dekat perbatasan Turki.
Atas kejadian ledakan bom mobil tersebut kelompok yang bersekutu dengan Kurdi menyalahkan Turki atas pengeboman yang terjadi dan sebaliknya, kemeterian pertahana Turki menyalahkan Unit Perlindungan Rakyat Kurdi (YPG) dan Partai Pekerja Kurdistan (PKK) untuk kejadian ledakan bom tersebut.
"Serangan di Tal Abyad yang menargetkan warga sipil patut dicatat bagi mereka yang melihat YPG tidak bersalah dan melindungi mereka," kata Menteri Luar Negeri Turki, Mevlut Cavusoglu, via Twitter, dilansir dari laman CNN, Rabu (6/11).
Hal itu pun dibantah oleh juru bicara Pasukan Demokratik Suriah (SDF) di mana YPG juga turut termasuk di dalamnya.
"Kami percaya ini adalah pekerjaan Turki dan intelijen serta tentara bayaran mereka untuk menakut-nakuti dan meneror masyarakat setempat," kata Komandan pers SDF Marivan Qamishlo. Ia juga mengatakan tindakan tersebut bertujuan untuk mencoreng nama baik SDF.
Tal Abyad adalah salah satu kota yang menjadi sasaran serangan Turki ke Suriah bulan lalu, beberapa hari setelah Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump, mengumumkan bahwa pasukan AS akan meninggalkan daerah perbatasan.
Operation Peace Spring Turki bertujuan untuk membersihkan pasukan Kurdi yang merupakan sekutu penting Amerika Serikat dalam perang melawan ISIS dari daerah perbatasannya, membentuk zona aman, serta memukimkan kembali 2 juta pengungsi Suriah yang tinggal di Turki. Tal Aybad termasuk di zona tersebut.
Sumber: Akurat.co

Comments
Post a Comment