Tanggapi Pemakzulan, Donald Trump Katakan Ini Dalam Kampanyenya
Donald Trump sudah resmi dimakzulkan oleh Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Amerika Serikat (AS). Donald Trump adalah Presiden AS ketiga yang dimaksulkan oleh DPR. Dimakzulkannya Trump ini melalui voting dengan hasil 230 banding 197 yang didapatkan setelah berlangsungnya sidang selama 10 jam.
Atas tuduhan obstruksi keadilan, penyalahgunaan kewenangan dan juga sudah merendahkan kewenangan kongres lah Donald Trump diturunkan dari jabatannya yang saat itu menjadi Presiden Amerika Serikat (AS).
Pada sebelumnya DPR AS sudah melakukan penyelidikan beberapa bulan. Penyelidikan DPR tersebut berawal dari bocornya pembicaraan Trump dengan Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky.
Diketahui pada pembicaraannya pada Zelensky, Trump meminta pada Zelensky utnuk menyelidiki saingannya yakni Joe Biden. Tak sekedar itu saja, Trump juga menahan bantuan militer AS untuk Ukraina sebagai alat pertukaran informasi.
Mengetahui dirinya dimakzulkan oleh DPR, akhirnya Trump memberikan tanggapan dalam kampanyenya yang diadakan di Michigan. Dalam kampanye tersebut Trump mengatakan bahwa Partai Demokrat akan menerima 'hukuman' pada pemilu 2020 yang akan datang.
"Saya tidak khawatir, semua baik-baik saja. Ketika Anda tidak melakukan kesalahan, Anda tidak perlu khawatir. Catatan ini akan diingat selamanya. Anda tahu apa yang mereka (Demokrat) lakukan? Mereka telah merendahkan proses pemakzulan," kata Trump dalam kampanyenya, dilansir dari laman BBC, Kamis (19/12).
Trump menambahkan bahwa pemakzulan yang dilakukan Partai Demokrat hanya didasarkan pada rasa ketidaksukaan terhadap dirinya.
Proses pemakzulan sendiri belum selesai, proses selanjutnya akan diserahkan ke Senat Amerika Serikat yang didominasi Partai Republikan. Senat membutuhkan dua pertiga suara untuk benar-benar mendepak Trump dari kursi.
Bila Trump benar-benar dimakzulkan, maka jabatan presiden akan diisi oleh wakilnya, Mike Pence.
Sumber: Akurat.co

Comments
Post a Comment